25 September 2020

berita-update.com

Berita Terkini

MUI Lampung Keluarkan Maklumat Salat Jumat di Tengah Pandemi Corona

BERITA-UPDATE (LAMPUNG) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung mengeluarkan maklumat pelaksanaan salat Jumat di tengah Pandemi Corona. Himbauan itu bisa menjadi panduan bagi umat Islam Bumi Ruwa Jurai.

Maklumat Nomor : B-012/DP.P-IX/III/2020
Tentang PENYELENGGARAAN IBADAH DALAM SITUASI TERJADI WABAH COVID-19 (CORONA VIRUS DISEASE)
tersebut ditandatangani Ketua MUI Lampung KH Khairuddin Tahmid dan Sekretaris KH Basyarudin Maisir.

Maklumat itu antara lain berisi, pertama,
Kabupaten/Kota atau daerah dalam wilayahnya seperti Kelurahan, Pekon, Desa, Kampung atau lingkungan yang masih dinyatakan aman/bukan zona merah dari penyebaran Virus Corona oleh Pemerintah setempat, maka tetap menyelenggarakan Salat Jumat disertai upaya-upaya pencegahan sesuai Ketentuan atau Protokol yang ditetapkan pemerintah.

Kedua, Kabupaten/Kota atau daerah dalam wilayahnya seperti Kelurahan, Pekon, Desa, Kampung atau lingkungan yang telah dinyatakan masuk zona merah penyebaran Virus Corona oleh Pemerintah setempat sehingga terjadi kekhawatiran masyarakat akan penyebaran Virus tersebut, maka tidak boleh menyelenggarakan Salat Jumat sampai dinyatakan aman.

Kemudian, kriteria tentang menghadiri Salat Jumat (Hudlur al-Jumu’ah) antara lain. Pertama, Orang Sehat atau Orang Tanpa Gejala (OTG) wajib menghadiri Salat Jumat.
Kedua, Orang Dalam Pemantauan (ODP) tidak wajib dan dianjurkan tidak menghadiri Salat Jumat.

Ketiga, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) haram menghadiri Salat Jumat.
Keempat, Orang yang positif terpapar Virus Corona haram menghadiri Salat Jumat.
Kelima, Orang yang tidak diwajibkan Salat Jumat tetap wajib melaksanakan Salat Dhuhur di rumah masing-masing.

“Untuk itu, MUI memberi saran dan ajakan agar takmir Masjid melibatkan ulama, tokoh dan Pemerintah setempat dalam penyelenggaraan Salat Jumat.
Kemudian, Takmir Masjid melakukan usaha dengan sungguh-sungguh untuk mengikuti ketentuan atau protokol pencegahan Virus Corona yang ditetapkan Pemerintah,” kata Khairuddin, Kamis (26/3/2020). (rilis/ahmad)