Tuntutan MAKI Berlebihan dan Tidak Berdasar

  • Whatsapp
banner 468x60

Oleh : Syahrir Irwan Yusuf, SH. (Pengamat dan Praktisi Hukum)

 

Bacaan Lainnya

banner 300250

Hari ini, 25 Agustus 2020, Dewas KPK bersidang tentang dugaan pelanggaran etik Ketua KPK yang dilaporkan oleh sdr Boyamin Saiman dari LSM/ Organisasi MAKI,

 

“Mengutip pendapat dari salah satu anggota Dewas KPK di media online beberapa waktu lalu, sidang etik bukan untuk menjudge seseorang salah atau benar, bukan untuk memutuskan benar atau salah. Sidang etik hanya menilai pantas atau tidak pantas hal tersebut dilakukan. Jadi hal pertama ini yang harus dipahami kerangka berpikirnya.”

 

Apakah pantas atau tidak perbuatan atau perlakuan yang dilaporkan oleh MAKI? Sekali lagi harus diluruskam “bukan” benar atau salah . Lagi pula yg saya pahami sebagai pengamat dan praktisi hukum hanya hakim dan putusan lembaga peradilan lah yang dapat memvonis seseorang bersalah atau tidak.

 

“Saya juga ingin mengomentari permintaan yang tidak lazim yang disampaikan oleh pihak pelapor, tentang permintaan agar Ketua KPK saat ini diturunkan posisinya menjadi Wakil Ketua saja jika terbukti melanggar. Ini apa dasar hukumnya? Apa dasar peraturannya? Kok sepertinya permintaan ini mengada-ada dan asala bunyi alias asbun saja!”

 

Saya juga sekaligus mau menanggapi permintaan dari pihak ICW yang menuntut agar Dewas memecat Firli Bahuri sebagai Ketua KPK, ini pun seperti pendapat orang yang gagal paham dan tidak paham aturan. Semestinya jika berkomentar harus berdasar pada aturan hukum atau ketentuan perundangan. Jangan sampai pendapat2 tendensius oleh oknum dari lembaga ICW berdampak pada citra ICW sebagai LSM antirausah yang sudah populer.

 

“Sangat disayangkan pendapat2 yang emosional dan tendensius, dan tidak berdasar seperti ini muncul.”

Sebab, jika memecat yang dimaksud berdasar pernyataan pihak ICW adalah memberikan sanksi berat dan penonaktifan dari jabatan. (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *