Hasil Pengembangan Sat Reskrim Polres Mesuji, Ada 9 TKP Dilakukan Tersangka Sejak 2012

  • Whatsapp

MESUJI – Tersangka Hasan yang baru diamankan oleh Tekab 308 Sat Reskrim Polres Mesuji ternyata selama ini banyak melakukan aksi di beberapa tempat. Tak hanya di lima TKP, polisi menemukan setidaknya ada 9 kasus yang dilakukan tersangka sejak 2012 lalu.

Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Mesuji Iptu Riki Nopariansyah, SH, MH, mendampingi Kapolres Mesuji AKBP Alim, pasca pihaknya berhasil mengamankan tersangka Hasan.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Hasil pengembangan pelaku melakukan kasus 365 curas (perampokan, Red) di 9 TKP yang kita ungkap dari tahun 2012. Bahkan ada korban yang meninggal dunia lantaran ditusuk pisau dan ditembak. Pelaku ini tergolong sadis,” kata Iptu Riki seperti dilansir radarcom.id, Sabtu (13/2).

Dikatakan Riki, pihaknya terus mendalami. “Ini kita ungkap pada 2020 aja ada tujuh TKP dan pada 2021 1 TKP. Sedangkan pada 2012 ada 1 TKP. Total ada 9 TKP,” ungkapnya.

 

Sebelumnya diberitakan, Kasat Reskrim Polres Mesuji Iptu Riki Nopariansyah, SH, MH, mendampingi Kapolres Mesuji AKBP Alim mengatakan, tersangka yang diamankan adalah Hasan bin alm Abu Godek (31) warga Tugu Roda, kecamatan Mesuji Timur kabupaten Mesuji. Tersangka melakukan aksi pembegalan atau curas truk ayam potong dengan korban  Anggi Priyanto hingga akhirnya korban tewas akibat luka tembak. TKP di Jalan Poros Desa Margojadi Kec Mesuji Timur Kab Mesuji berdasarkan LP/ 384 -B / XII / 2020 / POLDA LAMPUNG / RES MESUJI tanggal 27 Desember 2020. Kerugian korban saat itu mencapai Rp 44 juta.

“Ya benar, tersangka Hasan ini ada lima TKP. Termasuk yang curas truk ayam potong hingga menyebabkan korbannya tewas,” kata Iptu Riki, Sabtu (13/2).

Dijelaskan Riki,  kronologis penangkapan tersangka Hasan ini berawal dari ditangkapnya ibu tersangka Hasan pada Desember 2020 lalu. Dimana tersangka melakukan curas terhadap korban Marsiyem Binti Atemo warga  Desa Harapan mukti Kec Tanjung Raya Kab Mesuji di depan makam di jalan poros Desa Harapan Mukti kec Tanjungraya kab Mesuji 15 Desember 2020 sekira pukul 11.00 Wib.

“Pada hari Selasa tanggal 15 Desember sikira pukul 11.00 Wib korban baru pulang membeli pupuk di desa Mukti jaya kec tanjung raya kab mesuji dan hendak pulang menuju rumah korban yang beralamatkan di desa Harapan Mukti kec Tanjungraya kab Mesuji. Pada saat korban sampai di depan makam di jalan poros desa harapan mukti maka korban diberhentikan oleh seseorang laki-laki yang tidak dikenal dan menanyakan kepada korban “dimana arah Desa Sri Tanjung?” Kemudian korban menjawab “Saya tidak tau”. Selanjutnya pelaku merampas kalung yang ada di leher korban, korban berusaha melawan dan dan menahan pelaku pada saat pelaku menarik kalung korban. Setelah pelaku mendapatkan kalung milik korban dan korban mencoba merebut kembali kalung miliknya maka pelaku langsung mencabut pisau yang ada di pinggang pelaku dan ditodongkan ke arah korban selanjutnya pelaku mendorong korban sampai terjatuh lalu pelaku kabur meninggalkan korban,”

“Selanjutnya korban teriak meminta tolong, datanglah seorang laki-laki bernama Mat yang sedang menyadap karet dikebun karet dan langsung menolong korban yang sedang terjatuh dan saudara Mat berusaha mengejar pelaku yang sudah kabur meninggalkan korban. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian 1 (satu) buah kalung seberat 33,4 gram yang ditafsir senilai Rp 27 juta,” ungkap Riki.

Diteruskan Kasat Reskrim, selanjutnya pihaknya melakukan penangkapan terhadap Siti Halizah (ibu kandung tersangka Hasan), yang ditangkap saat akan menjual emas hasil curian dengan kekerasan.

“Kemudian pada hari ini Jum’at tanggal 12 Februari 2021 Team Tekab 308 Polres Mesuji mendapatkan informasi bahwa tersangka Hasan berada di sebuah rumah di Desa Fajar Indah Kec Panca Jaya Kab Mesuji, mendapat informasi tersebut maka Tekab 308 Polres Mesuji menuju lokasi yang dimaksud. Sekira pukul 17.00 Wib tersangka berhasil diamankan berikut 1 (satu) pucuk senjata api rakitan dengan 4 (empat butir amunisi aktif cal 5.56) dan 1 (satu) bilah senjata tajam jenis pisau. Tersangka Hasan dibawa ke Polres Mesuji untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” tuturnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan 1 (satu) lembar surat perhiasan, 1 buah kalung emas, 1 (satu) pucuk senjata api rakitan jenis Revolver, 4 (empat) butir amunisi aktif kal 5.56, 1 (satu) bilah senjata tajam jenis pisau, 1 (satu) lembar sarung tangan kain warna hitam, 1 (satu) lembar masker warna merah.

Ditambahkan Iptu Riki, tersangka selain melakukan aksi curas kalung, juga melakukan tindak pidana  pencurian dengan kekerasan di empat TKP lainnya yakni: 1.  LP/ 384 -B / XII / 2020 / POLDA LAMPUNG / RES MESUJI tanggal 27 Desember 2020 : Curas truk ayam Potong TKP di Jalan Poros Desa Margojadi Kec Mesuji Timur Kab Mesuji, dengan korban Anggi Priyanto yang tewas dengan kerugian Rp 44 juta.

TKP Kedua berdasarkan LP/10-B/I/2021/PLD LPG/RES MSJ/SEK TANJUNG RAYA, Tanggal 11 Januari 2021. Kasus Curas Uang Tunai TKP Jalan Desa Mekarjaya Kec Tanjung Raya Kab Mesuji, korban Maryono kerugian sekitar Rp 16 juta.

TKP Ketiga berdasarkan LP/ 21-B / I / 2021 / POLDA LAMPUNG / RES MESUJI / SEK RAYA tanggal 15 Januari 2021. Curas mobil box Wings Food TKP Jalan Desa Mekarsari Kec Tanjung Raya Kab Mesuji, korban Nur Rohman kerugian Rp 2,1 juta.

TKP Keempat berdasarkan LP / 27 -B / I/ 2021/ POLDA LAMPUNG / RES MESUI / SEK RAYA tanggal  19 Januari 2021 tentang Pencurian dengan kekerasan atau penggelapan. Curas uang tunai TKP Jalan Desa Mekarjaya Kec Tanjung Raya Kab Mesuji korban Harun kerugian Rp 4,2 juta.

“Saat dilakukan penangkapan dan pengembangan Tersangka melakukan perlawanan terhadap petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur. Kami masih mengejar 1 tersangka lainnya, “ tukas Iptu Riki. (bu-07)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *