Hacker RansomEXX Bocorkan Data yang Diklaim Milik Pertamina Sebesar 430 MB

  • Whatsapp
Tangkapan layar tautan unduhan data yang diduga milik Pertamina sebesar 430,6 megabita. Data ini diunggah di situs web milik hacker RansomEXX dan hanya bisa diakses melalui peramban TOR. | Foto: Tangkapan layar Cyberthreat.id/Tenri Gobel

JAKARTA – Geng peretas ransomware, RansomEXX, mengklaim meretas perusahaan negara minyak dan gas bumi Pertamina dan membocorkan data yang dicurinya ke dark web.

Informasi tersebut pertama kali diungkapkan oleh DarkTracer, penyedia platform intelijen dark web dalam unggahan di akun Twitter-nya, Selasa siang, (23 Maret 2021).

Melansir Cyberthreat.id, saat dihubungi melalui pesan langsung Twitter, DarkTracer memberikan tangkapan layar sebuah gambar yang berisikan tautan yang mengarahkan ke situs domain onion dari geng RansomEXX di dark web.

Saat dibuka laman situsnya melalui perambang TOR, terlihat ada 14 perusahaan yang dibocorkan datanya oleh RansomEXX. Salah satunya adalah Pertamina.

Peretas mempublikasikan data yang diklaim milik Pertamina tersebut di situs webnya pada 9 Maret 2021. Data tersebut berukuran sebesar 430.6 megabita (MB).

Saat dibuka lebih lanjut, ternyata data yang dibagikan tersebut baru sebagian atau disebut oleh mereka “Part 1”.

Sebelumnya, pada 10 Maret sekitar pukul 16.00, situs web Pertamina tidak bisa diakses publik. Ketika diklik, alamat situs web https://www.pertamina.com, memunculkan pesan eror.

Sumber: DarkTracer

Pesan eror yang tertulis di situ berupa “502-Web server received an invalid response while acting as a gateway or proxy server.”

There is a problem with the page you are looking for, and it cannot be displayed. When the Web server (while acting as a gateway or proxy) contacted the upstream content server, it received an invalid response from the content server.

Ketika dicek status situs web melalui situs web downforeveryoneorjustme.com, ternyata menunjukkan bahwa situs web pertamina.commengalami down atau tak bisa diakses untuk semua.

Namun, hingga kini belum diketahui apakah gangguan situs web Pertamina ini juga berhubungan dengan klaim peretas RansomEXX atau tidak.

Saat gangguan kala itu, Cyberthreat.idsudah menghubungi Pertamina, tapi tak ada balasan komentar.

Untuk klaim peretas RansomEXX, Cyberthreat.id juga masih berupaya meminta tanggapan kepada Pertamina. (*)

Sumber: cyberthreat.id

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *