Musim penghargaan film dan televisi telah tiba, menghidupkan kembali suasana meriah di industri hiburan. Golden Globe Awards ke-83 dijadwalkan berlangsung pada 11 Januari 2026, menjanjikan serangkaian momen yang menarik bagi para pecinta film dan televisi.
Daftar nominasi pun telah diumumkan, menampilkan persaingan yang sengit antara film-film blockbuster Hollywood dan karya-karya internasional. Beberapa judul seperti “One Battle After Another,” “Sinners,” dan “Hamnet” mencuri perhatian, mendominasi kategori-kategori penting seperti Best Picture, Best Actor, dan Best Screenplay.
Di sisi televisi, serial seperti “Severance,” “The White Lotus,” dan “The Pitt” bersaing untuk meraih gelar serial terbaik. Selain menjadi ajang penilaian, Golden Globes ini juga menjadi barometer bagi tren dan selera di dunia hiburan global, dengan berbagai karya dari Korea, Jepang, hingga proyek animasi “KPop Demon Hunters” yang turut berpartisipasi.
Persaingan Film Utama di Golden Globe Awards 2026
Di kategori film, para juri akan menilai beberapa karya luar biasa yang merupakan hasil dari kerja keras tim kreatif di balik layar. “Best Motion Picture – Drama” mencakup film-film seperti “Frankenstein” dan “Hamnet,” yang diharapkan menarik perhatian pencinta drama.
Sementara itu, untuk kategori “Best Motion Picture – Musical or Comedy,” terdapat banyak judul menarik yang akan bersaing, termasuk “Blue Moon” dan “One Battle After Another.” Ini menunjukkan keragaman tema yang diusung sinema saat ini, dari komedi kepada drama yang mendalam.
Film animasi yang juga diperebutkan adalah “KPop Demon Hunters,” yang bersaing dengan titans seperti “Elio” dan “Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba.” Ini semakin menunjukkan bahwa animasi bukan hanya untuk anak-anak, tetapi juga bisa menyentuh berbagai target audiens yang lebih luas.
Kategori lain yang menarik adalah “Cinematic and Box Office Achievement,” mengakui film yang tidak hanya sukses di kritika, tetapi juga box office. Judul-judul seperti “Avatar: Fire and Ash” dan “Mission: Impossible – The Final Reckoning” pasti akan menjadi topik hangat di kalangan penggemar film.
Kesempatan Emas bagi Aktris dan Aktor
Di dunia akting, persaingan di kategori “Best Actress – Drama” tampak sangat ketat dengan para aktris berbakat seperti Jessie Buckley dalam “Hamnet” dan Jennifer Lawrence di “Die My Love.” Ini menunjukkan kekuatan narasi yang dibawakan oleh karakter-karakter yang mereka perankan.
Aktivitas di kategori akting pria tak kalah menarik, dengan Joel Edgerton dalam “Train Dreams” dan Michael B. Jordan dari “Sinners.” Para aktor ini mendemonstrasikan berbagai emosi dan kompleksitas karakter yang menjadi daya tarik film-film tersebut.
Selain itu, kategori “Best Actor – Musical or Comedy” memberikan peluang bagi aktor-aktor seperti Timothée Chalamet dan Leonardo DiCaprio untuk menunjukkan sisi komedi mereka. Ini menjadi salah satu sorotan yang paling dinanti-nanti dalam ajang penghargaan ini.
Televisi: Dari Drama hingga Komedi Terbaik
Dalam kategori televisi, “Best Television Series – Drama” menyajikan serial-serial yang penuh intrik dan karakter mendalam. Serial seperti “Severance” dan “The White Lotus” akan bersaing untuk merebut perhatian penonton.
Dari segi komedi, kategori “Best Television Series – Musical or Comedy” menyajikan variasi yang beragam dari “Abbott Elementary” hingga “Hacks.” Ini menunjukkan bahwa televisi tidak hanya menyajikan drama yang menegangkan, tetapi juga tawa yang menghibur.
Kategori “Best Limited Series” menampilkan beberapa cerita mendalam dalam format yang lebih singkat, seperti “Black Mirror,” yang menawarkan pandangan kritis terhadap teknologi dan masyarakat. Ini memberikan alternatif menarik bagi penonton yang mencari cerita yang memikat tanpa komitmen jangka panjang.
Musik Film: Memikat dan Menghanyutkan
Musik juga menjadi bagian penting dari penghargaan ini, dengan kategori “Best Original Song” yang memberikan perhatian pada lagu-lagu yang menambah kedalaman film. Judul “Dream as One” dari “Avatar: Fire and Ash” menunjukkan bagaimana musik dapat menciptakan momen yang berkesan.
Dari kategori ini, “Golden” dari “KPop Demon Hunters” juga memikat perhatian para penggemar. Lagu-lagu ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi bagian penting dalam narasi film yang mereka bawakan.
Di samping itu, “Best Original Score” memberikan penghargaan bagi komponis yang menciptakan nada-nada yang menghidupkan emosi dalam film. Nama-nama besar seperti Hans Zimmer dan Alexandre Desplat kembali bersaing dalam ajang yang berprestisius ini.