Staycation atau menginap di hotel semakin populer sebagai cara untuk menikmati waktu berkualitas bersama orang-orang tercinta. Akan tetapi, terdapat beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih tempat menginap agar pengalaman tersebut menjadi menyenangkan dan tak terlupakan.
Harga tentu menjadi prioritas utama, namun faktor lain seperti lokasi, fasilitas yang tersedia, tingkat kebersihan, serta keamanan juga tak kalah penting. Salah satu elemen penting yang sering kali diabaikan adalah pemilihan lantai kamar hotel yang akan ditempati.
Pemilihan lantai kamar memberikan dampak signifikan terhadap pengalaman menginap secara keseluruhan. Hal ini menjadi sorotan utama bagi beberapa ahli dalam bidang perhotelan.
Pentingnya Memilih Lantai Kamar yang Tepat untuk Staycation
Javier Sobrino, seorang pakar perjalanan dan pendiri platform Descrubriendo Viajes, menjelaskan bahwa pemilihan lantai kamar hotel dapat memengaruhi kenyamanan dan keamanan para tamu. Setelah menjelajahi banyak hotel, ia merekomendasikan untuk menghindari lantai dasar saat memesan kamar.
Ada banyak alasan mengapa lantai dasar sebaiknya dihindari, salah satunya adalah masalah aksesibilitas. Jendela yang terletak di lantai dasar lebih mudah diakses dari luar, sehingga meningkatkan risiko keamanan bagi para tamu.
Selain itu, Sobrino merekomendasikan untuk memilih kamar di lantai tiga hingga enam. Lantai-lantai ini menawarkan keamanan yang lebih baik serta aksesibilitas yang cepat saat dibutuhkan.
Keamanan dan Privasi di Setiap Lantai Kamar Hotel
Dengan memilih lantai yang berada di kisaran tiga hingga enam, tamu dapat meraih keseimbangan antara keamanan dan kenyamanan. Pada saat yang sama, lantai-lantai tersebut tetap mudah diakses oleh tim penyelamat jika terjadi keadaan darurat.
Sobrino menjelaskan, “Lantai pertama dan kedua tetap rentan karena lebih mudah diakses oleh pihak-pihak yang berniat jahat.” Oleh karena itu, pemilihan lantai yang lebih tinggi dapat meminimalkan risiko ini.
Kamar di lantai lebih tinggi juga berpotensi memberikan pengalaman yang lebih tenang. Di samping menjauh dari hiruk-pikuk di bawah, tamu juga bisa menikmati pemandangan yang lebih baik dari balkon atau jendela kamar.
Dampak Lantai Tinggi pada Kejadian Darurat
Sementara lantai yang cukup tinggi seperti lantai tujuh dan seterusnya menawarkan pemandangan menakjubkan, Javier memperingatkan adanya risiko jika terjadi keadaan darurat. “Ketika kebakaran atau situasi darurat lainnya terjadi, akses untuk evakuasi bisa menjadi lebih sulit jika berada di lantai tinggi,” ujarnya.
Tim pemadam kebakaran biasanya dapat menjangkau hingga enam lantai dengan perlengkapan penyelamat mereka. Oleh karena itu, memilih lantai tengah menambah faktor keamanan dan kemudahan evakuasi di saat-saat kritis.
Adanya jalur evakuasi yang aman sangat penting dalam memilih hotel. Tamu harus mempertimbangkan akses keluar yang cepat dan aman saat memutuskan lantai kamar hotel.
Dalam keseluruhan perjalanan Staycation, penting bagi setiap tamu untuk mendalami dan mempertimbangkan berbagai aspek, terutama terkait dengan lantai kamar yang akan menjadi tempat penginapan mereka. Dari faktor keamanan hingga kenyamanan, pemilihan lantai yang tepat bisa memberikan pengalaman menginap yang tak terlupakan.
Dengan mempertimbangkan hal ini, para tamu diharapkan dapat merencanakan Staycation yang bukan hanya menghibur tetapi juga aman. Ini akan meningkatkan kepuasan selama menginap serta menambah kesan positif terhadap pengalaman perjalanan yang diambil.
Singkatnya, meskipun banyak detail lain yang relevan, lantai kamar seharusnya menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pemilihan hotel untuk kompetisi penginapan yang menarik dan aman.