Jennie BLACKPINK baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-30 pada tanggal 16 Januari 2026. Perayaan tersebut menjadi sorotan publik, terutama setelah ia mengunggah video di media sosial yang menunjukkan aksinya meniup lilin di atas kue ulang tahun. Momen tersebut, meskipun tampak menyenangkan, menuai berbagai tanggapan dari warganet, yang tidak terlepas dari kontroversi yang dialami Jennie sebelumnya.
Kesehatan dan citra publik seorang idol pop sering menjadi perhatian utama, dan Jennie tidak lepas dari hal ini. Ia memang dikenal sebagai sosok yang penuh energi, tetapi tindakan-tindakannya kadang berisiko memicu reaksi negatif dari masyarakat.
Kini, Jennie tidak hanya menyambut usia baru, tetapi juga menghadapi tantangan baru dalam menjaga citranya sebagai bintang global. Dengan begitu banyak perhatian yang terfokus padanya, tindakan sekecil apa pun bisa menjadi topik perdebatan publik.
Reaksi Warganet Terhadap Aksi Meniup Lilin Jennie
Meniup lilin diulang tahun adalah tradisi yang umum, namun cara Jennie melakukannya mengundang kritik. Dalam video tersebut, ia terlihat mengisap lilin sebelum meniupnya, yang dianggap tidak pantas oleh beberapa netizen.
Reaksi beragam hinggap di kolom komentar, di mana sebagian menganggap aksi itu lucu, tetapi tidak sedikit yang mengedepankan pandangan negatif. Ini mencerminkan betapa sensitifnya masyarakat terhadap tindakan seorang publik figur, terutama yang berkaitan dengan kebiasaan merokok.
Beberapa dari mereka bahkan membandingkan insiden terbaru ini dengan kontroversi sebelumnya yang melibatkan Jennie saat merokok elektrik di lokasi syuting. Perbandingan semacam itu membuat tantangan yang dihadapi Jennie semakin berat, memperlihatkan betapa tidak mudahnya hidup di bawah sorotan publik.
Kontroversi Sebelumnya yang Menghantui Jennie
Kontroversi yang melibatkan Jennie bukanlah hal baru. Dalam sebuah insiden pada tahun 2024, ia ditangkap kamera sedang merokok elektrik di dalam ruangan, dan itu menjadi berita besar. Publik langsung bereaksi keras, terutama karena saat itu ia sedang berada di lokasi syuting dengan anggota staf lainnya.
Dalam menanggapi situasi tersebut, Jennie memberanikan diri untuk meminta maaf secara langsung kepada mereka yang terlibat. Tindakan pengakuan ini menunjukkan kematangan Jennie dalam menghadapi kritik, meskipun tetap saja reputasinya terdampak.
Banyak yang mempertanyakan, mengapa seorang idol yang menjadi panutan banyak orang justru terlibat dalam kontroversi semacam itu. Ini menunjukkan kompleksitas yang dihadapi oleh bintang pop di zaman sekarang, di mana setiap langkah mereka diawasi dengan seksama.
Bagaimana Jennie Menghadapi Tantangan Media Sosial
Di era digital seperti saat ini, media sosial memainkan peran yang sangat penting dalam membentuk citra publik. Setiap unggahan yang dilakukan oleh Jennie bisa diterima dengan baik atau justru berbuntut panjang. Ia harus pintar-pintar dalam menavigasi situasi ini.
Menangani kritik adalah bagian dari kehidupan seorang publik figur, dan Jennie tampaknya menyadari hal ini. Dalam beberapa kesempatan, ia berusaha menjelaskan posisinya dan memperbaiki citra melalui berbagai cara yang dapat diterima oleh penggemar.
Bukan hanya mengurus citranya sendiri, tetapi Jennie juga harus memperhatikan bagaimana penggemar dan masyarakat menjalani respons terhadap tindakan serta keputusan yang diambilnya. Ini menjadikannya seorang sosok yang tidak saja bertanggung jawab kepada diri sendiri, tetapi juga kepada orang lain.