Peningkatan penjualan produk teknologi sering kali menjadi segenap perhatian bagi perusahaan yang beroperasi di pasar yang kompetitif. ZTE Device Indonesia, melalui merek Nubia, mengumumkan rencana strategis mereka untuk tahun 2026, didorong oleh kesuksesan yang tercatat dari produk Redmagic 11 Pro.
Country Manager ZTE Device Indonesia, Zhuang Yongke, menjelaskan bahwa Nubia ingin melangkah lebih jauh dari sekadar penyedia perangkat gaming bagi para pemain profesional. Saat ini, mereka berambisi untuk menawarkan performa kelas dunia yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Pencapaian pre-order yang mencatatkan angka hingga 628% untuk Redmagic 11 Pro di Indonesia menunjukkan sambutan baik dari konsumen. Menariknya, produk ini juga meraih peringkat pertama dalam kategori gaming di platform Bilibili pada Januari 2026.
“Keberhasilan flagship kami di Indonesia dan posisinya yang apik di Bilibili menunjukkan bahwa pasar memberikan respon yang sangat positif. Ini menjadi pijakan bagi kami untuk bertransisi dari strategi ‘membangun untuk Pro’ menjadi ‘Pro untuk semua orang’,” kata Zhuang pada acara Nubia 2026 New Year Gathering yang berlangsung di Jakarta.
Dengan strategi yang lebih inklusif ini, Nubia menggarisbawahi pentingnya ekosistem yang mendukung setiap produk yang mereka luncurkan. Perusahaan menyadari bahwa performa perangkat keras yang tinggi harus diimbangi dengan kolaborasi strategis dan penguatan ekosistem.
Strategi Kolaborasi Nubia untuk Meningkatkan Kualitas Produk
Nubia memfokuskan upaya mereka melalui beberapa kemitraan strategis demi memperkuat posisi di pasar. Salah satu langkah penting adalah melanjutkan kerja sama dengan komunitas dan kreator lokal. Hal ini bertujuan untuk menjaga hubungan yang erat dengan para gamer, pembuat konten, serta streamer.
Selain itu, Nubia juga memperkuat kemitraan dengan perusahaan gaming kompetitif seperti Garena. Kerja sama ini diharapkan dapat memastikan bahwa perangkat Nubia dapat berfungsi sebagai mesin tempur andalan dalam ekosistem gaming yang semakin kompetitif.
Kerja sama lain yang juga tidak kalah penting adalah optimasi jaringan. Nubia menjalin kerjasama dengan Smartfren untuk memecahkan berbagai kendala yang terkait dengan kapasitas jaringan. Dengan begitu, pengalaman bermain dapat berjalan lebih stabil dan tanpa hambatan.
Kolaborasi tidak berhenti di situ. Nubia juga mengembangkan strategi distribusi melalui kemitraan dengan e-commerce terkemuka seperti TikTok Shop, Tokopedia, Blibli, Shopee, dan Lazada. Ini memberikan akses lebih luas kepada konsumen untuk mendapatkan produk Nubia dengan mudah.
Membangun Ekosistem Produk yang Kuat dan Terintegrasi
Dengan beragam kolaborasi ini, Nubia bertujuan untuk menciptakan ekosistem produk yang terintegrasi dengan baik. Setiap kemitraan yang mereka bentuk dipilih dengan hati-hati untuk memastikan bahwa setiap produk yang diluncurkan dapat memenuhi kebutuhan pasar secara optimal.
Membangun kolaborasi dengan komunitas gamer menjadi salah satu fokus utama. Nubia ingin memahami lebih dalam mengenai kebutuhan dan harapan para penggemar gaming, sehingga setiap perangkat yang diluncurkan dapat benar-benar relevan dan sesuai harapan.
Sementara itu, kerjasama dengan penyedia layanan jaringan memungkinkan Nubia memberikan jaminan bahwa pengguna tidak akan mengalami lag saat memainkan game favorit mereka. Ini menjadi nilai tambah yang penting di pasar perangkat gaming yang semakin berkembang.
Ekspansi distribusi melalui berbagai kanal e-commerce menciptakan kemudahan bagi konsumen dalam mengakses produk Nubia. Dengan berbagai pilihan platform, pengguna dapat memilih cara yang paling nyaman bagi mereka untuk berbelanja.
Target dan Harapan Nubia di Tahun 2026 dan Seterusnya
Dengan semua strategi dan kolaborasi yang dijalankan, Nubia berharap dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu pemimpin di pasar perangkat gaming di Indonesia. Target mereka adalah bukan hanya menjual produk, tetapi juga membangun komunitas yang loyal.
Nubia yakin bahwa pencapaian ini bisa terwujud dengan mengedepankan inovasi dan melakukan riset yang mendalam. Memahami keinginan pasar dan terus beradaptasi merupakan kunci sukses dalam ekosistem teknologi yang dinamis.
Ketidakpastian dan tantangan dalam industri ini memang ada, tetapi dengan komitmen yang kuat untuk memperbaiki dan mengembangkan produk, Nubia siap untuk menghadapi tahun 2026 dengan optimisme. Mereka percaya bahwa setiap produk baru yang diluncurkan akan membawa pengaruh positif bagi konsumen.
Dengan demikian, Nubia tidak akan hanya fokus pada peningkatan penjualan tetapi juga pada peningkatan pengalaman pengguna. Harapan ini menandai perubahan besar dalam strategi mereka di pasar Indonesia.