Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai baru-baru ini menegaskan bahwa pemerintah tidak terlibat dalam tindakan teror terhadap para aktivis dan influencer. Ia menegaskan bahwa sudah memerintahkan aparat kepolisian untuk menelusuri dan mengidentifikasi pelaku yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. Pigai juga menyatakan bahwa berbagai opini yang beredar tidak dapat dianggap sebagai fakta sebelum dilakukan penyelidikan. Menurutnya, opini yang berkembang sering kali dipengaruhi oleh pandangan individu dan tidak mencerminkan kebenaran yang objektif. “Saya sudah meminta aparat kepolisian untuk diperiksa dan dicari siapa pelakunya,” ungkap Pigai di Gedung Kementerian HAM, Jakarta.…
Read MoreTag: Aktivis
Jurnalis dan Aktivis Menjadi Target Serangan
Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan teknologi informasi telah membawa dampak besar terhadap berbagai aspek kehidupan, terutama dalam hal komunikasi dan privasi. Namun, bersamaan dengan kemajuan ini, muncul pula ancaman yang semakin sophistik terhadap keamanan digital, termasuk penggunaan perangkat lunak berbahaya yang dikenal sebagai mercenary spyware. Penggunaan spyware seperti Predator dan sistem infeksi berbasis iklan, Aladdin, menunjukkan bagaimana akses terhadap teknologi yang sebelumnya hanya tersedia untuk negara kini menjadi komoditas yang bisa diperoleh siapapun. Situasi ini memicu kekhawatiran terutama di kalangan jurnalis, aktivis, dan kelompok-kelompok sensitif lainnya. Penyerangan yang canggih ini…
Read More