Potensi Kerugian Negara dari Sektor Hutan Sampai Rp175 Triliun

Indonesia, sebagai negara dengan kekayaan alam yang melimpah, memiliki tantangan besar dalam pengelolaan sumber daya alam, khususnya hutan. Kerusakan hutan yang terjadi bukan hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada ekonomi negara yang dapat mengalami kerugian signifikan akibat hal tersebut. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengungkapkan bahwa potensi kerugian negara mencapai Rp175 triliun akibat kerusakan hutan. Data tersebut diambil dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta informasi internal KPK yang menunjukkan bahwa deforestasi di Indonesia sudah mencapai 608.299 hektare. KPK menegaskan bahwa kerusakan hutan yang terjadi sangat memprihatinkan dan memerlukan perhatian…

Read More

Strategi Patungan Pembelian Hutan Pasca Banjir Sumatera Akan Direalisasikan 2026

Pandawara, sebuah kelompok aktivis lingkungan, baru-baru ini mengajukan inisiatif patungan untuk membeli hutan sebagai respons atas kerusakan lingkungan yang mengakibatkan bencana banjir di Sumatera. Ajakan ini ditujukan untuk mendorong masyarakat Indonesia bersatu dalam upaya menjaga hutan agar tidak dialihfungsikan menjadi lahan lain yang merugikan. Dalam unggahan mereka pada 4 Desember 2025, Pandawara menyampaikan cita-cita untuk mengumpulkan dana guna membeli hutan-hutan yang terancam. Tidak lama setelah itu, inisiatif ini mendapat respon positif dari berbagai kalangan, termasuk para selebriti yang bersedia menyumbang demi tujuan mulia ini. Beberapa artis, seperti Denny Sumargo, bahkan…

Read More

Orang Utan Artemis dan Gieke Kembali ke Hutan Taman Nasional Betung Kerihun Setelah Bersekolah

Keberhasilan dalam melestarikan satwa liar sering kali menjadi kebanggaan dan harapan tersendiri bagi para pencinta lingkungan. Salah satu contoh yang menyoroti upaya ini adalah pelepasliaran sepasang orangutan betina, Artemis dan Gieke, ke habitat aslinya di Kalimantan Barat, setelah bertahun-tahun berada dalam pendidikan di Sekolah Hutan Jerora YPOS Sintang. Pelepasliaran ini tidak hanya menjadi momen bersejarah bagi kedua satwa tersebut, tetapi juga menunjukkan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam perlindungan dan pelestarian flora dan fauna. Dengan keberhasilan ini, diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi upaya konservasi lainnya di seluruh dunia. Proses Pemulihan dan…

Read More

Transformasi TWA Angke Kapuk, Lahan Rusak Menjadi Hutan Mangrove Penjaga Jakarta Utara

Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk di Jakarta telah menjadi salah satu simbol perjuangan pemulihan ekosistem yang telah lama rusak. Dengan julukan Miracle of Mangrove Reserve, taman ini memberikan harapan baru bagi kelestarian alam di tengah kepadatan urbanisasi. Sejarah mencatat, pada tahun 1967, area ini merupakan hutan mangrove yang sangat luas. Namun, kondisi tersebut berubah drastis akibat aktivitas manusia yang tak bertanggung jawab, sehingga menyebabkan kerusakan parah di kawasan tersebut. Di tahun 1995, hanya tersisa sekitar 10 persen dari hutan mangrove yang ada. Menurut Ratih Maduretno, Manajer Operasional TWA Angke…

Read More