Penggunaan layanan infrastruktur digital saat ini semakin meluas, termasuk di dalamnya situs-situs judi online yang beroperasi secara ilegal. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) baru-baru ini melakukan analisis yang mengungkap bahwa banyak situs judi online menggunakan layanan Cloudflare untuk menyembunyikan identitas asli mereka. Temuan ini berawal dari pengujian terhadap 10.000 sampel situs dalam rentang waktu dua hari, yaitu pada 1 hingga 2 November 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa lebih dari 76 persen dari situs-situs tersebut memanfaatkan Cloudflare sebagai cara untuk menghindari pemblokiran yang dibuat oleh pemerintah. Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital,…
Read More