BNPB TNI Polri Kerja Keras 20 Jam Sehari Pulihkan Daerah Terdampak Bencana Sumatra

Proses pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, serta Sumatra Barat berjalan dengan langkah cepat berkat upaya maksimal dari berbagai pihak. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan personel dan peralatan di beberapa wilayah terdampak untuk mempercepat pemulihan dan membersihkan area yang terdampak bencana. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa pembersihan di lokasi-lokasi rawan bencana, seperti Aceh Tamiang, menjadi prioritas utama. Upaya ini bertujuan mengembalikan aktivitas ekonomi masyarakat dan memastikan keselamatan warga. “Peningkatan intensitas kerja petugas di lapangan sangat tinggi,” jelas Abdul dalam…

Read More

Prabowo Beri Bantuan Rp4 M untuk Kabupaten Kota Terdampak Bencana di Aceh Sumatra

Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini mengumumkan alokasi dana yang signifikan untuk membantu kabupaten dan kota yang terdampak banjir dan longsor, terutama di daerah Sumatra dan Aceh. Dalam rapat terbatas di Landasan Udara (Lanud) Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, ia menyampaikan kebijakan ini yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang terkena dampak bencana. Dengan jumlah yang dialokasikan mencapai Rp4 miliar per kabupaten kota, keputusan ini menjawab usulan Menteri Dalam Negeri, yang sebelumnya memberikan opsi sebesar Rp2 miliar. Keputusan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk lebih tanggap terhadap kondisi darurat yang dialami oleh…

Read More

Lebih dari 1.000 Warga Aceh Barat Terdampak Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi

Banjir yang melanda Aceh Barat telah menyebabkan dampak serius terhadap ribuan warga. Data terbaru menunjukkan bahwa lebih dari seribu jiwa terpaksa menghadapi kondisi tidak nyaman akibat tingginya curah hujan yang terus menerus. Musibah ini memaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengeluarkan laporan yang menyebutkan bahwa hingga saat ini terdapat 1.003 jiwa yang terdampak, terdiri dari 285 kepala keluarga. Hal ini menandakan urgensi penanganan bencana yang perlu dilakukan secepat mungkin. Melihat dari informasi yang ada, curah hujan yang tinggi telah menyebabkan debit air sungai, seperti Krueng Meureubo dan Krueng Woyla,…

Read More