Pemengaruh atau influencer yang dikenal dengan nama Dokter Samira Farahnaz, yang juga dijuluki sebagai doktir detektif, menghadapi situasi hukum yang rumit setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik. Kasus ini dilaporkan oleh sesama pemengaruh yang merupakan dokter estetika, mengharuskan pemeriksaan dijadwalkan baru pada tanggal 22 Januari mendatang setelah penundaan yang diajukan oleh pihak doktif. Pemeriksaan awalnya dijadwalkan pada tanggal 13 Januari, namun karena adanya kegiatan lain, doktif meminta untuk menunda proses tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun berstatus tersangka, doktif tetap memiliki komitmen terhadap aktivitas yang telah…
Read More