197 Ribu Data Pelanggan Bocor, Kelompok Hacker Diduga Dalang Peretasan

Raksasa ritel fast-fashion asal Spanyol, Zara, baru-baru ini mengalami kebocoran data yang memengaruhi lebih dari 197.000 pelanggannya. Kejadian ini telah dikonfirmasi oleh layanan perlindungan data yang menganalisis informasi yang dicuri dari data pelanggan tersebut. Pihak Inditex sebagai pemilik Zara, mengungkapkan bahwa insiden tersebut berasal dari penyedia layanan teknologi pihak ketiga yang sebelumnya bekerjasama dengan mereka. Walaupun kebocoran ini signifikan, mereka meyakinkan bahwa sistem internal perusahaan tidak terpengaruh langsung dan tetap beroperasi dengan normal. Analisis lebih lanjut dari lembaga yang berfokus pada kebocoran data menunjukkan bahwa informasi yang bocor mencakup banyak…

Read More