Tolak Peradilan Militer, TAUD Absen di Sidang Kasus Andrie Yunus

Kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus menjadi perhatian publik yang signifikan. Kejadian ini tidak hanya melibatkan aksi kekerasan, tetapi juga menimbulkan banyak pertanyaan tentang proses hukum yang berlaku di Indonesia. Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) yang bertugas mendampingi Andrie, memilih untuk tidak hadir dalam sidang perdana yang diadakan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta. Keputusan ini menegaskan sikap mereka yang menolak proses peradilan militer terhadap kasus ini. Perwakilan TAUD, Alif Fauzi, menyatakan bahwa ketidakhadiran tersebut merupakan bentuk penolakan atas tindakan hukum yang dianggap tidak sesuai. Mereka berpendapat…

Read More